FINANSIALTODAY.COM — Sebanyak 20 klub Premier League menuntaskan belanja pemainnya pada bursa transfer musim panas yang berlangsung sibuk. Satu klub bahkan meneken kontrak dengan 18 pemain baru, menyamai rekor belanja Inggris yang pernah terjadi.
Arsenal membuka jendela transfer dengan percaya diri setelah merekrut Bruno Guimarães (£75 juta), Ezri Konsa (£51 juta), Piero Hincapié (£45 juta), dan Christos Tzolis (£34 juta). Namun, kegagalan mendatangkan striker kelas dunia menjadi noda di akhir bursa.
Arsenal: Gagal Total di Lini Depan
Kegagalan Arsenal berburu penyerang bukan tanpa usaha. The Gunners sempat membidik Morgan Rogers dari Aston Villa sebelum pemain Inggris itu memilih Chelsea. Arsenal kemudian mengalihkan target ke Vinícius Júnior, tetapi pemain Brasil itu memilih meneken kontrak baru bersama Real Madrid.
Pada hari-hari terakhir bursa, Julián Alvarez menegaskan tak berniat bergabung dari Atlético Madrid. Arsenal akhirnya memutuskan tak melakukan pembelian lagi meski telah melepas Gabriel Jesus ke Barcelona dan meminjamkan Ethan Nwaneri ke Borussia Dortmund.
Jika Gabriel Martinelli benar-benar hengkang ke Al-Hilal dalam beberapa hari ke depan, Mikel Arteta berpotensi kekurangan opsi di lini serang. Jendela transfer Liga Arab Saudi masih terbuka hingga akhir bulan ini.
Aston Villa: Revolusi Skuad Demi Finansial
Aston Villa berada di kutub berlawanan. Klub asuhan Unai Emery ini menghasilkan sekitar £300 juta dari penjualan sembilan pemain dan membelanjakan sekitar £250 juta untuk 10 rekrutan baru.
Villa memang harus merelakan sejumlah pilar penting. Morgan Rogers dilepas ke Chelsea dengan nilai fantastis £117 juta, disusul Ollie Watkins (£51 juta) ke Al-Hilal dan Ezri Konsa (£51 juta) ke Arsenal.
Namun, Emery tak tinggal diam. Ia berdalih tak mengenal istilah musim transisi. Zion Suzuki, Ibrahim Mbaye, dan Johan Manzambi menjadi tiga wajah baru yang paling menarik perhatian rival-rival Villa musim ini.
Dibanding musim lalu yang berakhir panik dengan kedatangan Harvey Elliott dan Jadon Sancho di hari deadline, kali ini tidak ada kekacauan. Villa juga berhasil menurunkan tagihan gaji dan mengubah profil skuad secara keseluruhan.
Bournemouth: Pilih Sentuhan Baru
Prestasi terbaik Bournemouth musim panas ini mungkin justru keberhasilan mempertahankan pemain kunci seperti Eli Junior Kroupi, Rayan, Alex Scott, dan Tyler Adams. Chelsea sempat mengajukan tawaran untuk Scott, namun Bournemouth menolaknya demi memberi Marco Rose skuad terbaik untuk debut di kompetisi Eropa.
Di sisi masuk, António Silva direkrut dari Benfica seharga £21,4 juta. Bek tengah Portugal berusia 22 tahun itu diproyeksikan sebagai pengganti Marcos Senesi yang hengkang secara gratis ke Tottenham.
Cedera aneh di kaki Kroupi yang membuatnya absen hingga November justru menjadi berkah tersembunyi—Bournemouth tak perlu khawatir kehilangan pemain berusia 20 tahun itu di tengah bursa.
Brentford dan Brighton: Belanja Cerdas Musim Panas
Brentford berhasil mempertahankan pemain kuncinya dan menambah kualitas tim. Mamadou Sangaré dari Lens (£39 juta) disebut sebagai pembelian paling murah musim panas ini, sementara Callum Wilson dan Jaidon Anthony menambah kedalaman skuad.
Brighton melanjutkan model bisnis mereka dengan menjual Jan Paul van Hecke, Carlos Baleba, dan Carl Rushworth senilai lebih dari £140 juta. Mereka juga mendatangkan 11 pemain baru, termasuk gelandang Spanyol Chema Andrés dari Stuttgart pada hari terakhir bursa.
Namun, kepergian Danny Welbeck ke Chelsea dengan harga cuma £5 juta berpotensi menjadi kerugian terbesar jika rekrutan anyar Promise David gagal menggantikan torehan golnya musim lalu. Sementara itu, upaya mendatangkan Femi Azeez dari Millwall gagal di menit-menit akhir.