FINANSIALTODAY.COM — Penurunan ini membuat harga logam mulia kembali menjauhi level psikologis Rp 2,7 juta per gram. Padahal, dalam beberapa hari terakhir harga emas Antam sempat bertahan di kisaran atas setelah sempat menyentuh level tertingginya.
Berdasarkan pantauan laman resmi Logam Mulia pada pukul 08.52 WIB, harga dasar untuk pecahan 1 gram memang menjadi patokan utama yang paling sering dipantau investor ritel dan masyarakat umum.
Kesempatan Beli atau Waktunya Jual? Cek Dulu Harga Buyback
Buat warga yang justru punya rencana mencairkan emasnya, harga jual kembali atau buyback Antam juga ikut terkoreksi. Harga buyback hari ini dipatok di angka Rp 2.477.000 per gram, lebih rendah dari level sebelumnya.
Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli kembali saat ini mencapai Rp 147.000 per gram. Selisih ini biasa disebut sebagai spread, yang menjadi bagian dari biaya produksi, margin, dan administrasi yang dibebankan Antam.
Yang Perlu Disiapkan soal Pajak Transaksi Jual-Beli Emas
Masyarakat yang berniat menjual emas batangan dengan nilai besar perlu menghitung potongan pajaknya lebih dulu. Untuk transaksi buyback senilai lebih dari Rp 10 juta, Antam akan memotong Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen dari nilai transaksi.
Nominal pajak ini langsung dipotong dari total dana yang diterima penjual, bukan dibayar terpisah. Dengan harga buyback Rp 2.477.000 per gram, pemilik emas yang menjual sekitar 4 gram atau lebih biasanya sudah masuk ke dalam kategori pengenaan pajak tersebut.
Perlu dicatat, harga emas Antam merupakan harga yang fluktuatif dan bisa berubah sewaktu-waktu dalam sehari. Pergerakannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pergerakan harga emas global, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga kebijakan internal perusahaan.
Untuk warga yang berniat membeli atau menjual, penting memantau harga secara berkala di situs resmi atau aplikasi Logam Mulia karena harga dapat diperbarui beberapa kali dalam satu hari perdagangan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Antam mengenai penyebab spesifik penurunan harga pada hari ini. Namun, koreksi harga emas acuan global sering kali menjadi pemicu utama penyesuaian harga emas batangan di pasar domestik.
Bagi investor ritel, penurunan harga seperti ini kerap dianggap sebagai momentum akumulasi atau menambah posisi kepemilikan. Sementara bagi mereka yang sudah lama menyimpan, buyback di level Rp 2,4 jutaan masih memberikan keuntungan bila emas tersebut dibeli di bawah harga tersebut.