IHSG Ditutup Menguat 1,14 Persen ke 6.599,94, Data Fiskal Domestik Redam Sentimen Global

IHSG Ditutup Menguat 1,14 Persen ke 6.599,94, Data Fiskal Domestik Redam Sentimen Global

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada Selasa (1/9). Indeks melesat 74,46 poin atau 1,14 persen ke posisi 6.599,94, ditopang stabilitas data perekonomian domestik.

Penguatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap ketahanan fundamental ekonomi Indonesia. Data yang relatif terjaga membantu pasar meredam kekhawatiran akan perlambatan ekonomi, meski sentimen global dan pergerakan rupiah tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai.

Adapun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turut menguat 10,58 poin atau 1,64 persen ke level 654,41.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai penguatan ini didorong sentimen positif terhadap kredibilitas fiskal pemerintah. Target defisit APBN 2027 yang dipatok 2,40 persen menjadi sinyal pengelolaan fiskal yang prudent.

"Realisasi anggaran hingga Juli 2026 juga tetap solid, dengan pendapatan negara tumbuh 21,3 persen year on year (yoy) dan belanja meningkat 18,2 persen (yoy)," ujar Nico dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (1/9).

Jika stabilitas domestik berkelanjutan, peluang penguatan IHSG masih terbuka lebar. Minat investor terhadap aset berisiko diprediksi meningkat, seiring membaiknya persepsi risiko pasar. Level 6.600 menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus untuk melanjutkan momentum.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index