50.891 Kasus ISPA Terkait Karhutla, Kemenkes: Pasien Bukan Hanya di Wilayah Berasap

50.891 Kasus ISPA Terkait Karhutla, Kemenkes: Pasien Bukan Hanya di Wilayah Berasap

FINANSIALTODAY.COM — “Sejak kami pantau, terutama bulan Juli dan Agustus setelah ada potensi terjadinya peningkatan asap kebakaran pada karhutla, terkumpul total kumulatif kasus ISPA sebanyak 50.891 kasus,” ujar Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni.

Anak Usia Dini Menjadi Kelompok Rentan

Dari total kasus tersebut, 38.291 jiwa merupakan kelompok usia di atas lima tahun. Sisanya, 12.600 kasus, tercatat pada balita usia 0-5 tahun.

Lonjakan angka penambahan kasus terjadi pada Senin (31/8) dengan 451 laporan kasus baru. Angka ini merupakan akumulasi dari sistem surveilans situasi yang dipantau Kemenkes di daerah terdampak.

Menurut Andi, paparan asap lintas batas menjadi faktor penyebab meningkatnya kasus di sejumlah wilayah. Provinsi Kalimantan Utara menjadi contoh, daerah ini nyaris tidak memiliki kasus karhutla namun tetap mencatat lonjakan gangguan pernapasan.

“Asap bertiup ke provinsi sebelahnya sehingga menimbulkan risiko atau kejadian penyakit ISPA,” jelasnya.

Pembagian Masker dan Kesiapan Oksigen di Daerah Terdampak

Hingga saat ini, Kemenkes mendata 7 provinsi dan 63 kabupaten/kota yang terdampak fenomena kabut asap. Penanganan difokuskan pada upaya promotif dan preventif, termasuk pemantauan lapangan di titik-titik kritis.

Kemenkes juga memastikan ketersediaan logistik kesehatan di fasilitas layanan primer. Distribusi masker dan pengecekan stok obat-obatan untuk pasien asma menjadi prioritas di puskesmas dan rumah sakit rujukan.

“Obat asma di puskesmas dan rumah sakit harus tersedia, begitu pula oksigen di fasilitas pelayanan kesehatan,” kata Andi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index