FINANSIALTODAY.COM — Hanya juara grup yang berhak melaju otomatis ke putaran final Piala Asia U20 2027 di Tiongkok pada Maret 2027. Adapun 10 tim runner-up terbaik masih punya kesempatan memperebutkan tujuh tiket tersisa. Tekanan langsung menghantam skuad racikan Nova Arianto sejak laga pertama.
Modal 23 Pemain, Tiga di Antaranya Berstatus Abroad
Untuk menghadapi turnamen ini, pelatih Nova Arianto membawa 23 pemain. Komposisi skuad cukup menarik karena tiga nama di antaranya berstatus pemain luar negeri: Welber Jardim, Amar Berkic, dan Eizar Jakob.
Di lini depan, duet Arkhan Kaka dan Zahaby Gholy kembali dipercaya sebagai juru gedor. Keduanya diharapkan mampu membongkar pertahanan Malaysia yang diprediksi tampil disiplin.
Analis: Mental dan Efektivitas Jadi Kunci Lawan Malaysia
Menghadapi laga bertajuk rivalitas, faktor non-teknis kerap menjadi pembeda. Analis sepak bola Weshley Hutagalung menilai pertandingan ini tidak hanya soal taktik di lapangan, tetapi juga kesiapan mental pemain muda. Ia menekankan pentingnya efektivitas serangan karena Malaysia diprediksi bermain rapat dan mengandalkan serangan balik.
Weshley juga mengingatkan bahwa laga perdana selalu memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Sebuah hasil positif di pertandingan pembuka akan sangat menentukan kepercayaan diri tim menghadapi dua laga sisa melawan Laos dan Australia.
Jadwal Padat dan Target Lolos ke Tiongkok
Setelah melawan Malaysia, Garuda Muda masih harus menghadapi tuan rumah Laos dan juara bertahan Australia. Persaingan di Grup H dipastikan ketat, mengingat Australia datang dengan status tim terkuat di atas kertas.
Dengan sistem kualifikasi yang hanya memberikan satu tiket otomatis bagi juara grup, setiap pertandingan menjadi final. Raihan poin penuh di laga kontra Malaysia akan menjadi modal berharga sebelum berhadapan dengan Australia di pertandingan pamungkas grup.