Kinerja IRSX Semester I/2026: Pendapatan Melesat dan Berbalik Laba

Kinerja IRSX Semester I/2026: Pendapatan Melesat dan Berbalik Laba
Logo PT Folago Global Nusantara Tbk. (IRSX) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Folago Global Nusantara Tbk. (IRSX) berhasil mengantongi kenaikan pendapatan sepanjang semester I/2026 yang ditopang oleh ekspansi produk digital, serta lahirnya lini arus kas baru dari ranah pemasaran, distribusi konten, hingga penjualan tiket pertunjukan musik.

Sekadar catatan, Folago merupakan entitas usaha yang bergerak di bidang teknologi dan media digital di Tanah Air. Emiten yang dahulu beroperasi dengan nama PT Aviana Sinar Abadi Tbk. ini resmi melakukan peralihan pemegang saham pengendali (PSP) berbarengan dengan pembaruan skema bisnis pada September 2025.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan, IRSX sukses mengamankan pendapatan senilai Rp275,09 miliar hingga posisi Juni 2026. Capaian ini menunjukkan lonjakan hingga 174% bila disandingkan dengan raihan periode serupa pada tahun lalu yang mencatatkan Rp100,43 miliar.

Lini produk digital masih memegang peran sebagai kontributor utama lewat sumbangan Rp118,03 miliar, merangkak naik dari posisi semester I/2025 sebesar Rp98,47 miliar.

Tak hanya sektor digital, IRSX juga mulai mengantongi ceruk pendapatan anyar dari sektor pemasaran dan periklanan digital. Unit ini membukukan omzet Rp88,30 miliar, yang ditopang oleh pemasaran digital Rp71,56 miliar, pembuatan materi promosi Rp13,26 miliar, serta perolehan iklan dan sponsor sebesar Rp3,49 miliar.

Di samping itu, perseroan membukukan arus pendapatan dari saluran distribusi dan lisensi konten yang menyumbang Rp45,18 miliar. Perolehan ini disumbang oleh kupon akses konten over-the-top (OTT) senilai Rp31,74 miliar, tayangan langsung berbasis acara Rp12,82 miliar, serta kemitraan operasi film sebesar Rp612,36 juta.

Pemasukan lain datang dari penjualan tiket konser yang menghasilkan Rp11,96 miliar serta komisi yang membukukan Rp11,61 miliar.

Melonjaknya nilai omzet berimbas positif pada pencapaian laba kotor. IRSX mencatatkan laba kotor sebesar Rp44,22 miliar, meroket tajam dibanding torehan semester I/2025 yang bertengger di angka Rp1,18 miliar.

Di sisi lain, pos beban umum dan administrasi tercatat merangkak naik ke posisi Rp24,87 miliar dari sebelumnya Rp2,64 miliar pada periode setara tahun lalu.

Dengan dinamika tersebut, IRSX sanggup mengantongi laba usaha senilai Rp19,40 miliar pada semester I/2026, berbalik arah dari posisi rugi operasional sebesar Rp1,70 miliar di semester I/2025.

Pasca memperhitungkan imbas penyesuaian proforma, perseroan sukses membukukan laba periode berjalan di angka Rp7,97 miliar, berbalik pulih dari posisi rugi Rp1,59 miliar pada semester I/2025.

Seiring bertambahnya kesibukan aktivitas operasional, total nilai aset IRSX per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp517,77 miliar, mengalami kenaikan dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp360,23 miliar.

Kekayaan bersih (ekuitas) emiten tercatat senilai Rp317,28 miliar, tumbuh tipis dibanding akhir 2025 sebesar Rp315,36 miliar. Sementara itu, akumulasi kewajiban (liabilitas) mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp200,49 miliar dari posisi akhir 2025 yang sebesar Rp44,87 miliar.

Lonjakan kewajiban tersebut didorong oleh liabilitas jangka pendek yang mencapai Rp199,74 miliar, melompat dari Rp43,83 miliar pada akhir 2025. Sedangkan liabilitas jangka panjang terekam sebesar Rp757,11 juta, melandai dari akhir 2025 yang di angka Rp1,04 miliar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index