Sopir Microsleep, Minibus Terbalik Tabrak Pembatas Tol Jagorawi Km 35B

Sopir Microsleep, Minibus Terbalik Tabrak Pembatas Tol Jagorawi Km 35B

FINANSIALTODAY.COM — Minibus terbalik di lajur 4 Tol Jagorawi Km 35B, Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 05.05 WIB. Kecelakaan tunggal itu terjadi karena pengemudi mengalami microsleep atau mengantuk sejenak saat kendaraan melaju dari arah Bogor menuju Jakarta.

Kainduk PJR Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli menyatakan kendaraan melaju di lajur 3 sebelum akhirnya oleng dan menabrak beton pemisah jalan. Benturan itu membuat minibus terbalik dengan roda kiri berada di atas.

"Posisi akhir kendaraan terbalik, roda kiri di atas di lajur 4 menghadap selatan," kata Jajuli, Selasa (15/9/2026).

Jajuli menyebut microsleep sebagai faktor utama penyebab kecelakaan. Kondisi itu membuat pengemudi kehilangan kendali sejenak di jalur yang seharusnya dilalui dengan konsentrasi penuh.

Microsleep Jadi Faktor Utama Kecelakaan

"Faktor yang mempengaruhi karena pengemudi microsleep," ujar Jajuli.

"Kendaraan melaju di lajur 3, setiba di TKP (tempat kejadian perkara) mengalami microsleep," tambahnya.

Microsleep adalah kondisi hilangnya kesadaran singkat selama beberapa detik yang kerap dialami pengemudi di perjalanan panjang. Pada kecepatan tol, jeda beberapa detik cukup untuk membuat kendaraan keluar jalur sebelum pengemudi sempat bereaksi.

Ruas Jagorawi Km 35B berada di wilayah Bogor, jalur yang ramai dilalui kendaraan dari Bogor menuju Jakarta pada jam sibuk pagi. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.05 WIB, waktu ketika arus kendaraan mulai padat.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kendaraan Dievakuasi

Jajuli memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kendaraan telah dievakuasi dari lajur 4 agar arus lalu lintas kembali normal.

"Jumlah korban nihil," pungkasnya.

Meski tidak menimbulkan korban, kecelakaan tunggal itu sempat menutup sebagian lajur dan berpotensi menghambat kendaraan yang melintas pagi itu. Petugas PJR Tol Jagorawi menangani evakuasi kendaraan dari lokasi kejadian.

Risiko Microsleep di Perjalanan Pagi

Kecelakaan akibat microsleep bukan kasus pertama di jalan tol. Pengemudi yang berangkat dini hari atau kurang tidur berada pada risiko tertinggi, terutama di ruas lurus yang membuat mata cepat lelah.

Jajuli tidak menyebut identitas pengemudi maupun jumlah penumpang dalam minibus tersebut. Tidak ada keterangan soal kondisi pengemudi setelah kejadian atau apakah ada pemeriksaan lanjutan.

Kasus ini menambah daftar kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi yang dipicu faktor kelelahan pengemudi. Polisi mengimbau pengemudi beristirahat cukup sebelum berkendara jarak jauh, terutama pada perjalanan pagi dan malam.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index