Klarifikasi Kades Soal Koperasi Desa Berdampingan dengan Pemakaman di Cirebon

Kamis, 03 September 2026 | 10:50:00 WIB

FINANSIALTODAY.COM — Video berdurasi 43 detik yang merekam jalan setapak di sela-sela makam menuju gedung koperasi memicu keresahan di media sosial. Narasi yang berkembang menyebut bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cigobang didirikan tepat di tengah area pemakaman umum, sehingga memunculkan pertanyaan publik mengenai kesesuaian lokasi pembangunan tersebut.

Soal Lokasi: Jauh dari Isu "Kopdes di Kuburan"

Abdul Zei menjelaskan, tudingan bahwa akses utama koperasi melewati area pemakaman tidak benar. Jalur setapak yang terekam dalam video viral hanyalah jalan alternatif yang selama ini dimanfaatkan warga dan pelajar untuk mempersingkat perjalanan ke sekolah.

"Saya akan mengklarifikasi permasalahan yang viral di media sosial, bahwa jalan akses utama masuk ke KDMP Desa Cigobang lewat pemakaman itu salah besar," ujarnya kepada detikJabar, Rabu (2/9).

Jalur alternatif tersebut, menurut dia, hanya dapat dilintasi sepeda dan sepeda motor. "Kalau lewat situ bisa, tapi hanya bisa akses antara sepeda dan motor, kalau mobil tidak bisa," imbuhnya.

Klarifikasi: Jalan Viral Bukan Akses Utama

Alur jalur alternatif yang direkam warga disebut dimulai dari Balai Desa Cigobang.

"Sebenarnya dari pintu, dari balai desa itu lurus, ada pemakaman langsung belok kiri. Itu kan akses pemakaman, bukan jalan utama untuk ke KDMP kalau di situ," jelas Abdul Zei.

Akses utama menuju bangunan koperasi justru berada di sisi barat. Jalur tersebut jauh lebih lebar dan berfungsi sebagai akses operasional koperasi sekaligus penghubung menuju kawasan pertanian warga, sehingga mobilitas masyarakat disebut tidak terganggu.

Hasil Musyawarah Desa

Soal jarak bangunan yang berdampingan dengan pemakaman, Abdul Zei tidak menampiknya. Namun, dia menekankan bahwa penentuan lokasi telah melalui prosedur musyawarah desa dan disepakati bersama antara pemerintah desa serta pengurus koperasi.

"Nah, kita sesuai hasil musyawarah desa, kesepakatan bersama, bahwa Pemerintah Desa menyiapkan lahan desanya untuk pembangunan Kopdes," terangnya.

Pihak desa menilai lokasi tersebut strategis karena berada di jalan poros yang menghubungkan sejumlah fasilitas umum, tidak menyulitkan warga, dan justru mempermudah akses masyarakat ke koperasi.

Klarifikasi ini diharapkan mengakhiri polemik dan memberikan kejelasan kepada publik mengenai status lahan serta fungsi bangunan Koperasi Desa Merah Putih yang kini tengah menjadi sorotan.

Terkini