5 Fakta Identifikasi Korban KM Virgo yang Wajib Diketahui

Sabtu, 19 September 2026 | 19:58:00 WIB
5 Fakta Identifikasi Korban KM Virgo yang Wajib Diketahui

FINANSIALTODAY.COM — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menuntaskan identifikasi sembilan korban meninggal KM Virgo Transport 8 per 19 September 2026. Seluruh jenazah sudah diserahkan ke keluarga, sementara 126 orang dari total 243 nama dalam manifes masih dalam pencarian. Berikut rangkuman fakta operasi identifikasinya.

Proses identifikasi korban kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 masih berjalan. Tim DVI Polri bekerja mencocokkan data ante mortem dan post mortem untuk memastikan setiap identitas sebelum diserahkan ke keluarga.

1. Sembilan Korban Meninggal Sudah Diserahkan

Dari 117 korban yang ditemukan, sembilan di antaranya meninggal dunia dan seluruhnya telah diserahkan kepada keluarga. Kesembilan korban terdiri dari empat warga Jawa Timur, dua warga Jawa Barat, dan tiga warga Kalimantan Selatan.

Delapan korban berjenis kelamin laki-laki, satu perempuan. Rentang usia mereka 22 hingga 66 tahun.

2. Rincian Nama Korban Teridentifikasi

Korban asal Jawa Timur: Reyner Fausta Yosilianto (22), Nurul Rian Hidayat (33), Imam Soeparno (66), dan Denny Ridzal Saputra (30). Dari Jawa Barat: Erik Maousul Latip (37) dan Risyan Kurnia Putra (28).

Korban asal Kalimantan Selatan: Muhammad Abdianoor (30), Surya (59), dan Yuli (29).

3. 108 Korban Hidup Sudah Dipulangkan

Seluruh korban hidup yang ditemukan, sebanyak 108 orang, telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Tidak ada korban hidup yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dari total 243 orang dalam manifes, 126 orang masih dalam pencarian. Pencarian melibatkan Polri, Basarnas, dan seluruh unsur SAR.

4. Data Ante Mortem Terkumpul 153, 18 Duplikat

Hingga 19 September 2026, Polri mengumpulkan 153 data ante mortem dari keluarga korban. Rinciannya: Kalimantan Selatan 74, Jawa Timur 63, Jawa Barat 13, Jawa Tengah 2, dan Sulawesi Selatan 1.

Sebanyak 18 data terduplikasi sehingga tersisa 135 data AM. Dari jumlah itu, sembilan AM telah direkonsiliasi dan 126 AM belum.

5. 140 Personel DVI Diterjunkan

Polri menyiapkan 140 personel DVI untuk memperkuat pelayanan identifikasi. Tim DVI Polda Kalimantan Selatan mengirim 66 personel, Polda Jawa Timur 56 personel, dan Pusdokkes Polri 18 personel.

Mereka terdiri dari dokter spesialis, dokter gigi, perawat, tenaga kesehatan lain, serta personel umum. Biddokkes Polda Jawa Barat juga mengambil sampel DNA 13 keluarga korban di Garut lewat metode Buccal Swab pada 15 September 2026.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan setiap korban yang ditemukan diidentifikasi mengacu pada data ante mortem dan post mortem.

"Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga," ujarnya.

Proses identifikasi masih berlanjut seiring pencarian 126 orang yang belum ditemukan. Data ante mortem yang terkumpul jadi kunci memastikan identitas korban sebelum diserahkan ke keluarga.

Terkini