ENERGI

Produksi MedcoEnergi Melonjak, Target 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Produksi MedcoEnergi Melonjak, Target 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah
Produksi MedcoEnergi Melonjak, Target 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk menutup tahun 2025 dengan capaian operasional yang menguat dan arah bisnis yang semakin agresif. 

Di tengah dinamika industri energi global, Perseroan justru menatap 2026 dengan optimisme tinggi melalui target produksi minyak dan gas tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. 

Pencapaian ini menjadi refleksi konsistensi MedcoEnergi dalam menjaga kinerja hulu migas sekaligus memperluas kontribusi sektor ketenagalistrikan dan energi terbarukan.

Sepanjang tahun buku 2025, MedcoEnergi berhasil mencatatkan produksi minyak dan gas sebesar 156 ribu barel setara minyak per hari (mboepd), angka yang masih berada dalam kisaran panduan Perseroan. 

Kinerja tersebut tidak datang secara kebetulan, melainkan ditopang oleh mulai beroperasinya proyek-proyek baru serta optimalisasi kepemilikan di sejumlah aset strategis.

Kinerja Operasional Menguat Sepanjang 2025

Produksi minyak dan gas MedcoEnergi selama 2025 mendapatkan dorongan signifikan dari Blok B Natuna, yang mulai memberikan kontribusi nyata terhadap volume produksi. 

Selain itu, peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70 persen turut memperkuat posisi Perseroan di sektor hulu migas nasional.

Momentum kinerja operasional terlihat jelas pada kuartal IV 2025. Pada periode tersebut, produksi MedcoEnergi mencapai puncaknya di level 178 mboepd, dengan rata-rata produksi kuartalan sebesar 176 mboepd. 

Capaian ini menjadi indikator efektivitas strategi operasional yang dijalankan perusahaan, terutama dalam menjaga stabilitas produksi di tengah tantangan teknis dan fluktuasi harga energi global.

Kinerja yang solid sepanjang 2025 ini menjadi fondasi penting bagi Perseroan dalam menetapkan target yang lebih ambisius pada tahun berikutnya, seiring meningkatnya kontribusi proyek-proyek yang telah berjalan.

Target Produksi Tertinggi Memasuki 2026

Memasuki tahun 2026, MedcoEnergi menargetkan produksi minyak dan gas di kisaran 165–170 mboepd. Target tersebut menjadi level produksi tertinggi yang pernah ditetapkan Perseroan sepanjang sejarah operasionalnya. 

Penetapan target ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap keberlanjutan produksi dari aset-aset eksisting, serta potensi peningkatan dari proyek-proyek yang telah dikembangkan.

Selain sektor migas, lini ketenagalistrikan juga menjadi penopang penting kinerja MedcoEnergi. Sepanjang 2025, Medco Power mencatatkan penjualan listrik sebesar 4.371 gigawatt hour (GWh). Angka tersebut mengalami pertumbuhan yang didorong oleh meningkatnya kontribusi energi terbarukan.

Pertumbuhan penjualan energi terbarukan tercatat mencapai 25 persen, terutama berasal dari independent power producer (IPP) baru di kawasan Ijen dan Bali Timur. Perkembangan ini sejalan dengan strategi Perseroan dalam memperkuat portofolio energi bersih dan berkelanjutan.

Untuk 2026, MedcoEnergi menargetkan penjualan listrik sebesar 4.550 GWh, dengan kontribusi energi terbarukan mencapai 24 persen dari total penjualan. Target ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi, tanpa mengabaikan kekuatan utama di sektor migas.

Penguatan Cadangan Migas Perusahaan

Dari sisi hulu migas, MedcoEnergi juga mencatatkan peningkatan signifikan pada cadangan. Cadangan terbukti dan terduga (2P) Perseroan pada akhir 2025 tercatat sebesar 564 juta barel setara minyak (mmboe), meningkat dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar 493 mmboe.

Peningkatan cadangan ini turut berdampak pada indeks umur cadangan 2P, yang naik menjadi 11,4 tahun dari sebelumnya 10,4 tahun. Angka tersebut mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga keberlanjutan produksi jangka panjang melalui pengelolaan aset dan pengembangan lapangan yang efektif.

Selain itu, sumber daya kontinjensi (2C) MedcoEnergi juga mengalami peningkatan. Pada akhir 2025, sumber daya 2C tercatat mencapai sekitar 1 miliar boe, naik dari 896 mmboe pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut di masa depan, sekaligus memperkuat prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Imbal Hasil Pemegang Saham dan Fokus Jangka Panjang

Selain kinerja operasional, MedcoEnergi juga mencatatkan kinerja positif dalam hal imbal hasil kepada pemegang saham. Sepanjang 2025, total imbal hasil pemegang saham tercatat sebesar 27 persen. Perseroan mengembalikan dana kepada pemegang saham sebesar 110 juta dollar AS atau setara Rp 1,815 triliun.

Dana tersebut terdiri atas pembagian dividen sebesar 80 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,32 triliun, serta pembelian kembali saham senilai 30 juta dollar AS atau sekitar Rp 495 miliar. Kebijakan ini mencerminkan keseimbangan antara ekspansi bisnis dan komitmen terhadap pemegang saham.

CEO MedcoEnergi Roberto Lorato menegaskan bahwa Perseroan tetap memprioritaskan penciptaan nilai jangka panjang. 

“Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal,” ujarnya.

Sementara itu, laporan keuangan audit MedcoEnergi untuk tahun buku 2025 dijadwalkan akan diumumkan pada akhir Maret 2026, yang diharapkan dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai kinerja keuangan Perseroan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index