Orville Peck Rilis Album Muse, Ungkap Kisah Berhenti dari Alkohol

Jumat, 18 September 2026 | 06:04:00 WIB

FINANSIALTODAY.COM — Penyanyi country Orville Peck merilis album studio keempatnya bertajuk "Muse" yang berisi 12 lagu plus satu prolog. Album ini merekam perjalanan Peck melewati kecanduan alkohol, masa rehabilitasi, hingga kehidupannya yang kini bebas dari minuman keras. Perilisan album bertepatan dengan debutnya sebagai penampil utama di Hollywood Bowl.

Album ini memuat 12 lagu ditambah satu prolog. Isinya merekam perjalanan Peck melewati masa kecanduan, menjalani rehabilitasi, hingga hidup bersih dari alkohol. Salah satu lagunya bahkan berjudul "Rehab Blues".

Perjalanan Tiga Tahun Menuju Kesembuhan

Peck mengenang malam kelam saat membuka tur "Bronco" di Madison Square Garden, 20 Juni 2023. Beberapa jam sebelum naik panggung, timnya menemukan dirinya overdosis di kamar hotel.

"It was sort of a disturbing show because me and my band were completely aware before we even stepped on stage that I was canceling the tour and I was going to rehab the next morning," kata Peck mengenang malam itu.

Ia tetap tampil malam itu karena terikat kontrak dengan sponsor tur. Peck mengaku sempat menenggak minuman keras di atas panggung dan bertukar pandang dengan personel bandnya.

"I remember taking the shot and just looking at my band and everyone just looking at me and thinking, 'How the hell have we ended up like this?' It was a very dark night. It was very difficult."

Kini, lebih dari tiga tahun berselang, Peck sudah menjalani hidup tanpa alkohol. Ia mengaku sedang berlatih mengelola tekanan menjelang penampilan besar di Hollywood Bowl.

Mengapa Album Ini Disebut "Muse"

Judul "Muse" dipilih Peck karena baginya bagal atau mule adalah hewan hasil persilangan kuda dan keledai. Menurut Peck, hewan itu diternakkan khusus untuk bekerja dan dikenal keras kepala.

"'Muse' spoke to me because a mule is part horse, part donkey and they're sort of bred specifically for working and they're known for being stubborn," ujarnya. Ia menambahkan, istilah itu juga punya konotasi dengan perdagangan narkoba dan menurutnya itu lucu.

Album ini menjadi lanjutan dari "Stampede" (2024), "Bronco" (2022), dan "Pony" (2019). Sepanjang kariernya, Peck dikenal sebagai pelopor musisi country gay yang tampil terbuka sejak awal debut.

Ia pernah berkolaborasi dengan Kylie Minogue, Shania Twain, dan Noah Cyrus. Peck juga sempat debut di Broadway dengan memerankan MC dalam pertunjukan "Cabaret".

Lirik Kontroversial soal Atlet NFL

Dalam lagu "Ring the Ball", Peck menyanyikan lirik, "I love the Lakers, the Mets and the Longhorns, made out with a guy on the Raiders." Baris itu memicu rasa penasaran publik soal identitas atlet yang dimaksud.

"I'm going to preface this by saying that I did receive permission to sing that lyric from the subject in question and he was very thrilled," kata Peck. Ia mengaku sudah meminta izin langsung dari orang tersebut sebelum memasukkan lirik itu.

Peck menegaskan tidak akan menyebut nama sang atlet. Menurutnya, orang itu tidak sedang menyembunyikan orientasi seksualnya dan bahkan mengizinkan namanya dipublikasikan.

"People can use their own common sense and discovery to try to figure out who it may be, but that's all I'll say," ujarnya. Peck menolak mengonfirmasi atau membantah spekulasi yang mengarah ke Carl Nassib, mantan pemain Las Vegas Raiders.

Penampilan Perdana dan Tur

Peck pertama kali membawakan seluruh lagu dalam album ini lewat dua pertunjukan di Castro Theatre, San Francisco, awal bulan ini. Ia mengaku sempat sulit menahan tangis saat menyanyikan materi baru, bahkan sejak sesi latihan.

"These are very deep wounds. What better therapy is there than getting up and being able to express these songs?" kata Peck. Ia menyebut pengalaman bernyanyi di depan penonton yang ikut merasakan luka serupa sebagai pengalaman spiritual.

Single terbaru dari album ini, "Already Gone", sudah dirilis lebih dulu lengkap dengan video musiknya. Album "Muse" kini bisa didengarkan di berbagai platform streaming.

Terkini