JAKARTA - Penyanyi pop kenamaan Madonna memberikan perhatian khusus terhadap proses pembuatan karya seni di era pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Berdasarkan penuturan pelantun lagu "Borderline" tersebut, perubahan tidak hanya terjadi pada lini kehidupan sosial, melainkan juga pada metode produksi di industri musik dan rekaman.
Kondisi saat ini berbeda dengan masa lalu, ketika ia masih bisa berkumpul langsung di satu lokasi bersama para musisi, penari, pelukis, dan kreator lainnya.
“Lalu berkarya dari tempat yang sangat murni demi satu sama lain. Aku sangat menghargai pengalaman itu. Sekarang hal seperti itu sudah tidak lagi terjadi, untuk mendapatkan kontrak rekaman, yang dipikirkan justru berapa banyak pengikut yang kamu miliki,” ucap Madonna saat diwawancarai oleh Vogue Italia, sebagaimana dikutip dari laporan Variety, Minggu (28/6).
Ia pun memaparkan pandangannya mengenai proses berkarya yang idealnya dimulai tanpa memikirkan peringkat tangga lagu maupun angka pemutaran digital.
Prinsip tersebut ia tuangkan ke dalam bait lirik lagu “Bring Your Love” yang berbunyi “Don’t try to distract me with numbers (Jangan mencoba mengalihkan perhatianku dengan angka-angka)”.
“Algoritma dan kecerdasan buatan adalah kebalikan dari keberanian mengambil risiko, dan bagiku itu juga merupakan kebalikan dari menciptakan seni,” tegas Madonna.
Dibandingkan menggenjot produktivitas lewat bantuan AI, pemilik album “Confessions II” ini justru sengaja menjauhkan diri dari gawai serta keriuhan media sosial ketika sedang menggali inspirasi untuk materi musik terbarunya.
“Belakangan ini memang sulit karena albumku dan begitu banyak hal yang berkaitan dengannya. Tetapi aku suka mengambil jeda… lalu menghilang sejenak. Karena dengan begitu imajinasimu kembali terisi. Kamu membutuhkan ketenangan. Juga membutuhkan hari-hari ketika hanya terhubung dengan alam, anak-anak, dan kuda-kudaku,” ungkap penyanyi tersebut.
Pada kesempatan sebelumnya, Madonna pun sempat melayangkan kritik mengenai media sosial yang dianggap telah membentuk “kebutuhan yang terus-menerus” bagi publik untuk merekam segala aktivitas.
Ia turut mengimbau para penggemar yang datang ke konsernya agar “menyimpan ponsel dan benar-benar saling terhubung”.