JAKARTA - Kepercayaan pemerintah terhadap BUMN konstruksi kembali tercermin melalui penandatanganan kontrak proyek strategis di awal tahun anggaran.
PT PP (Persero) Tbk atau PTPP mendapatkan mandat untuk mengerjakan proyek pembangunan gedung institusional Kejaksaan Agung yang bernilai hampir satu triliun rupiah.
Proyek ini menegaskan peran PTPP sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan infrastruktur gedung pemerintahan berskala besar di Indonesia.
PTPP secara resmi menandatangani kontrak baru proyek Rancang Bangun Pembangunan Gedung Kantor JAMPIDUM, JAMDATUN, JAMWAS, dan BPA Tahun Anggaran 2026.
Melalui kontrak tersebut, perseroan dipercaya melaksanakan proyek dengan nilai mencapai Rp934,36 miliar termasuk PPN, dengan masa pelaksanaan selama 360 hari kalender. Penugasan ini sekaligus memperluas portofolio PTPP di segmen gedung institusional yang selama ini menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis perusahaan.
Kontrak Baru Perkuat Portofolio Gedung Institusional
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa proyek pembangunan gedung Kejaksaan Agung ini menjadi bukti nyata kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan PTPP dalam menangani proyek-proyek strategis.
Menurutnya, kontrak tersebut semakin memperkokoh posisi perseroan di sektor gedung institusional, yang menuntut standar kualitas, ketepatan waktu, serta tata kelola proyek yang tinggi.
Ia menilai, keterlibatan PTPP dalam proyek ini bukan hanya berdampak pada peningkatan nilai kontrak baru, tetapi juga memperkuat rekam jejak perusahaan dalam mendukung pembangunan fasilitas negara.
Pengalaman panjang PTPP dalam menangani proyek pemerintahan dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penunjukan perseroan sebagai pelaksana proyek.
Selain itu, proyek ini juga menunjukkan keberlanjutan hubungan kerja antara PTPP dan instansi pemerintah. Dengan kompleksitas pembangunan gedung institusional yang memerlukan perencanaan matang dan eksekusi presisi, kepercayaan tersebut menjadi modal penting bagi PTPP untuk terus bersaing di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
Prospek Bisnis Dan Strategi Keberlanjutan Perseroan
Dari sisi bisnis, Joko Raharjo menilai proyek pembangunan gedung Kejaksaan Agung memberikan prospek pendapatan yang stabil bagi perseroan.
Ia menyampaikan bahwa proyek ini sejalan dengan strategi PTPP dalam menjaga keberlanjutan kinerja, terutama di tengah tantangan industri konstruksi yang terus berkembang.
“Dari sisi bisnis, proyek ini menunjukkan konsistensi PTPP dalam mengelola proyek pemerintah dengan perencanaan yang terukur serta prospek pendapatan yang stabil. Hal ini sejalan dengan strategi perseroan dalam menjaga keberlanjutan kinerja di tengah dinamika industri konstruksi nasional,” ungkap Joko.
Ia melanjutkan bahwa proyek tersebut juga menjadi wujud komitmen PTPP untuk selalu menghadirkan kualitas eksekusi terbaik dalam setiap penugasan. Konsistensi dalam menjaga mutu pekerjaan menjadi faktor krusial agar perseroan tetap dipercaya mengerjakan proyek-proyek bernilai besar di masa mendatang.
Dengan portofolio yang semakin beragam, PTPP diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara proyek infrastruktur, gedung institusional, serta proyek komersial lainnya. Strategi ini dinilai penting untuk menopang kinerja keuangan perusahaan secara berkelanjutan.
Dukungan Terhadap Transformasi Kelembagaan Kejaksaan Agung
Pembangunan gedung JAMPIDUM, JAMDATUN, JAMWAS, dan BPA dirancang untuk mendukung transformasi kelembagaan Kejaksaan Agung. Fasilitas kerja baru tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang modern, terintegrasi, dan representatif bagi seluruh jajaran institusi.
Dengan infrastruktur yang lebih memadai, koordinasi antarbidang di lingkungan Kejaksaan Agung diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Keberadaan gedung yang terintegrasi juga diyakini dapat mempercepat proses kerja, meningkatkan efisiensi birokrasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih responsif.
Selain itu, pembangunan fasilitas ini diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Infrastruktur yang modern tidak hanya menunjang kinerja internal lembaga, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperbaiki sistem pelayanan hukum kepada masyarakat.
Komitmen PTPP Dalam Pembangunan Infrastruktur Publik
Lebih lanjut, Joko Raharjo menambahkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada PTPP menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Ia menegaskan bahwa PTPP berkomitmen mendukung proyek-proyek yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan layanan publik.
Melalui proyek pembangunan gedung Kejaksaan Agung ini, PTPP kembali menegaskan perannya sebagai BUMN konstruksi yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah jangka panjang bagi negara. Pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki perseroan diharapkan mampu memastikan proyek berjalan sesuai target mutu, biaya, dan waktu.
Ke depan, PTPP menargetkan tetap aktif dalam berbagai proyek strategis pemerintah, seiring dengan upaya memperkuat fundamental bisnis dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
Dengan portofolio yang terus berkembang, perseroan optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.