Suplemen

3 Suplemen yang Tidak Sebaiknya Diminum di Pagi Hari

3 Suplemen yang Tidak Sebaiknya Diminum di Pagi Hari
3 Suplemen yang Tidak Sebaiknya Diminum di Pagi Hari

JAKARTA - Kebiasaan mengonsumsi suplemen atau vitamin di pagi hari sudah menjadi rutinitas banyak orang. 

Tak jarang kita menganggap bahwa suplemen bisa dikonsumsi kapan saja, terutama setelah bangun tidur. Namun, apakah benar bahwa semua suplemen bisa diminum di pagi hari?

 Ternyata, ada beberapa suplemen yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut masih kosong atau di pagi hari, karena cara ini bisa mengurangi efektivitasnya atau bahkan menyebabkan efek samping.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai tiga jenis suplemen yang sebaiknya dihindari di pagi hari, menurut ahli gizi.

Memahami Pentingnya Waktu yang Tepat dalam Konsumsi Suplemen

Bagi sebagian orang, rutinitas pagi dimulai dengan menyesap kopi, makan sarapan, atau langsung mengonsumsi suplemen untuk mendukung daya tahan tubuh sepanjang hari. 

Meskipun kedengarannya praktis, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan mengenai waktu konsumsi suplemen. Suplemen tertentu, jika dikonsumsi di pagi hari dengan kondisi perut kosong atau bersamaan dengan kopi, justru bisa mengurangi penyerapan atau menimbulkan efek samping.

Ahli gizi, Cheryl Mussatto, menjelaskan bahwa ada jenis suplemen yang sebaiknya dikonsumsi dengan waktu yang tepat agar memberikan manfaat maksimal. 

Salah satunya adalah menjaga jarak antara konsumsi kopi dan suplemen tertentu, karena senyawa dalam kopi bisa mengganggu penyerapan mineral penting. Berikut adalah beberapa jenis suplemen yang sebaiknya tidak dikonsumsi di pagi hari.

Zat Besi: Pengaruh Terhadap Pencernaan dan Penyerapan

Zat besi adalah salah satu mineral yang sangat dibutuhkan tubuh untuk mencegah anemia defisiensi besi. Banyak orang mengandalkan suplemen zat besi di pagi hari, namun ahli gizi menyarankan untuk menghindari konsumsi zat besi saat perut masih kosong.

Kondisi perut kosong dapat memicu gejala pencernaan yang tidak nyaman, seperti mual dan muntah. Bahkan, mengonsumsi suplemen zat besi bersama dengan sarapan yang sudah mengandung zat besi bisa menyebabkan sembelit. 

Ini terjadi karena zat besi dalam suplemen tidak hanya terikat dengan makanan yang mengandung zat besi, tetapi juga bisa menyebabkan penurunan efektivitas penyerapan mineral.

Konsumsi zat besi juga sebaiknya tidak dilakukan bersama kopi. Seperti yang dijelaskan oleh Mussatto, kopi mengandung senyawa polifenol, khususnya asam klorogenik, yang bisa mengikat zat besi dalam proses pencernaan. Hal ini menghalangi tubuh untuk menyerap mineral ini dengan baik. 

Sebaiknya, konsumsi suplemen zat besi dilakukan sekitar 1-2 jam setelah meminum kopi di pagi hari, dan pastikan kamu sudah makan terlebih dahulu.

Magnesium: Lebih Baik untuk Tidur yang Berkualitas

Magnesium, terutama magnesium glisinat, adalah suplemen yang sering digunakan untuk membantu relaksasi tubuh dan tidur yang lebih nyenyak. 

Suplemen ini sangat bermanfaat karena dapat membantu mengatur neurotransmitter dalam otak yang berperan dalam menenangkan sistem saraf, seperti asam gamma-aminobutirat (GABA).

Karena magnesium memiliki sifat menenangkan, idealnya suplemen ini dikonsumsi pada malam hari, setelah makan malam. Mengonsumsi magnesium di pagi hari dapat berisiko membuat tubuh terasa lebih lelah atau mengantuk sepanjang hari, mengingat suplemen ini berperan dalam meningkatkan rasa kantuk. 

Jadi, untuk mendapatkan manfaat maksimal dari magnesium, lebih baik mengonsumsinya di malam hari, beberapa waktu sebelum tidur, agar dapat membantu kualitas tidur yang lebih baik.

Vitamin A: Pentingnya Lemak dalam Penyerapan yang Efektif

Vitamin A adalah vitamin larut lemak yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, termasuk mendukung penglihatan dan bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh. Namun, mengonsumsi vitamin A di pagi hari tanpa adanya asupan lemak sehat dapat mengurangi penyerapan vitamin ini dalam tubuh.

Vitamin A membutuhkan lemak untuk dapat diserap secara efektif. Oleh karena itu, mengonsumsinya bersama makanan yang mengandung lemak sehat, seperti alpukat, telur, atau yogurt, akan sangat membantu penyerapan vitamin A oleh tubuh. 

Jika vitamin A diminum pada pagi hari tanpa makanan yang mengandung lemak, maka sebagian besar manfaat dari vitamin ini bisa hilang.

Selain vitamin A, suplemen vitamin larut lemak lainnya, seperti vitamin D, E, dan K, juga memerlukan asupan lemak agar tubuh bisa menyerapnya dengan baik. 

Oleh karena itu, pastikan untuk mengonsumsi suplemen vitamin larut lemak bersama makanan yang mengandung lemak sehat di pagi hari, seperti pada menu sarapan yang kaya akan alpukat atau telur.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index