Prabowo

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Terendah Sejarah

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Terendah Sejarah
Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Terendah Sejarah

JAKARTA - Dalam pidatonya di ajang bergengsi World Economic Forum (WEF) di Swiss pada Kamis, 22 Januari 2026, Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan pencapaian besar yang jarang disorot oleh media internasional. 

Menurut Prabowo, angka kemiskinan ekstrem di Indonesia telah mencapai titik terendah sepanjang sejarah, sebuah prestasi yang menurutnya mungkin belum banyak diketahui oleh dunia. 

"Kami mungkin tidak pernah pamer tentang pencapaian ini, karena kami adalah orang-orang yang rendah hati," kata Prabowo.

Sebagai negara yang memiliki populasi besar, Indonesia selama ini dikenal dengan berbagai tantangan dalam pengentasan kemiskinan, namun pencapaian terbaru ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia telah membuahkan hasil signifikan. 

Hal tersebut menjadi topik penting dalam pidato Prabowo yang tidak hanya berbicara mengenai angka, tetapi juga tentang komitmen pemerintah untuk melanjutkan perjuangan melawan kemiskinan di Indonesia.

Indonesia Tanpa Pamer, Namun Penuh Prestasi

Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia bukanlah negara yang gemar pamer tentang capaian yang diperoleh, namun pencapaian menurunnya kemiskinan ekstrem di negara ini layak untuk mendapatkan perhatian dunia. 

Prabowo mengungkapkan, bahwa meski jarang diketahui, Indonesia telah berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem, yang sebelumnya menjadi isu besar dalam pembangunan sosial-ekonomi negara.

“Negara-negara lain mungkin belum mendengar kabar ini, karena kami adalah orang-orang yang tidak suka pamer. Kami rendah hati dan cenderung bergerak di bawah radar. Namun kami bertekad untuk menyusul bagian dunia lainnya dalam hal ini,” ujarnya.

Pernyataan ini menggambarkan sikap Indonesia yang selama ini lebih fokus bekerja keras daripada mencari sorotan atau pujian. Hal tersebut mencerminkan budaya ketekunan dan kerja keras yang memang selalu menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia menuju perbaikan dan kemajuan.

Misi Hidup Prabowo: Hapuskan Kemiskinan dan Kelaparan

Prabowo juga menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem bukan hanya menjadi pencapaian yang ia banggakan, melainkan juga merupakan misi hidup yang ia emban. 

“Itulah misi hidup saya. Itulah misi saya di sisa tahun-tahun hidup saya. Tidak ada yang lebih terhormat, tidak ada yang lebih memuaskan daripada menurunkan kemiskinan dan menghapuskan kelaparan,” ujar Prabowo dengan penuh keyakinan.

Misi ini tidak hanya soal menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat miskin dan mewujudkan harapan bagi mereka. Prabowo percaya bahwa masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama mereka yang berada di lapisan terbawah, dapat tercapai melalui usaha bersama dan strategi yang terarah. Komitmen tersebut menunjukkan tekad untuk tidak hanya mengurangi kemiskinan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang selama ini tertinggal.

Pemimpin yang Bertekad Membawa Senyum ke Wajah Rakyat

Dalam pidatonya, Prabowo juga membagikan filosofi tentang kepemimpinan yang ia pelajari dari seorang sosok bijaksana. “Dia memberi tahu saya, ‘Prabowo, tugas seorang pemimpin sangat sederhana. Pemimpin negara ini, jika kamu ingin menjadi pemimpin negara ini, kamu harus bekerja agar si miskin dan si lemah bisa tersenyum dan bisa tertawa,’” ujar Prabowo.

Bagi Prabowo, menjadi pemimpin yang baik tidak hanya tentang membuat keputusan strategis atau memperbaiki ekonomi negara, tetapi juga tentang memberikan harapan kepada orang-orang yang paling membutuhkan. 

Dengan cara ini, pemimpin bisa menciptakan perubahan yang lebih bermakna, terutama untuk mereka yang mengalami kesulitan hidup. Menurutnya, jika masyarakat miskin bisa tersenyum dan tertawa, maka mereka sudah melihat masa depan dengan harapan yang lebih baik.

Pernyataan ini juga menggarisbawahi pentingnya aspek humanis dalam kepemimpinan, di mana kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama. Di bawah kepemimpinannya, Prabowo berjanji akan terus bekerja untuk memastikan bahwa kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya mereka yang miskin dan lemah, dapat tercapai dengan lebih nyata dan terukur.

Perang Melawan Korupsi dan Kejahatan Jabatan

Selain menghapus kemiskinan, Prabowo juga menekankan pentingnya upaya memerangi korupsi, manipulasi, dan penyalahgunaan jabatan dalam rangka memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi negara. 

“Saya rasa bagian dari ini adalah kita harus memerangi korupsi, manipulasi, dan kejahatan jabatan,” ungkap Prabowo.

Korupsi dan manipulasi sering kali menjadi penghambat utama dalam upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan. Dalam hal ini, Prabowo menyatakan bahwa penanganan terhadap korupsi harus menjadi bagian integral dari program pengentasan kemiskinan. 

Dengan menanggulangi praktik-praktik ilegal tersebut, maka sumber daya negara bisa lebih maksimal dialokasikan untuk kesejahteraan rakyat dan pembangunan ekonomi.

Komitmen untuk menuntaskan masalah kemiskinan ekstrem, menghapus kelaparan, dan memerangi korupsi ini menjadi bagian dari misi besar yang dibawa Prabowo selama masa kepemimpinannya. Ia berharap, dengan upaya yang dilakukan saat ini, Indonesia akan semakin maju, sejahtera, dan menjadi negara yang mampu memberikan masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyatnya.

Masa Depan yang Penuh Harapan bagi Rakyat Indonesia

Pidato Prabowo di WEF ini tidak hanya sekadar refleksi tentang capaian yang telah diraih, tetapi juga tentang visi besar untuk masa depan Indonesia. Dengan semangat untuk terus berjuang melawan kemiskinan, memberdayakan rakyat, dan menegakkan keadilan sosial, Prabowo menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia sangat serius dalam menghadapi tantangan besar ini.

Di masa depan, Indonesia diharapkan bisa terus mengalami perkembangan signifikan dalam hal pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup rakyat, serta membangun bangsa yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga berdaya saing di kancah global. 

Seperti yang diungkapkan Prabowo, jika masyarakat miskin bisa tersenyum dan tertawa, maka itu artinya Indonesia telah berhasil menciptakan sebuah perubahan besar yang penuh harapan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index