KSP Pantau Program Sekolah Rakyat demi Akses Pendidikan di Malang

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:05:02 WIB
Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman.

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di SMP Negeri 16 Malang, Jawa Timur, sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah Rakyat merupakan prioritas utama dari program Presiden. Di sini kami lihat anak yang putus sekolah, anak yang karena tidak mampu dari desil satu dan dua, bisa bersekolah di sini,” kata Dudung saat melakukan kunjungan kerja pada Jumat (12/6), dikutip dari keterangan resmi KSP di Jakarta, Minggu.

Kunjungan ini merupakan langkah konkret Kantor Staf Presiden (KSP) dalam mengawal program prioritas Presiden. Peninjauan lapangan tersebut bertujuan memastikan hak pendidikan bagi anak-anak yang sempat putus sekolah terpenuhi melalui kebijakan strategis pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Dudung melihat langsung proses pembelajaran di sekolah rintisan yang menjadi lokasi sementara program. 

Ia menjelaskan bahwa pemerintah sedang berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait penyediaan lahan untuk pembangunan gedung permanen. 

KSP berkomitmen mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan dinas teknis untuk mempercepat pengadaan aset tersebut.

“Saya lihat ini sekolah rintisan. Sekolah rakyatnya nanti akan dibangun di sekitar sini. Masih kami komunikasikan karena ada tanah yang sebetulnya bisa digunakan, tetapi masih punya kelurahan. Nanti saya komunikasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum, ATR/BPN, kemudian Dinas Sosial untuk segera dibangun,” ujar Dudung.

Ia menekankan pentingnya penyelesaian administrasi lahan sesuai prosedur hukum agar pembangunan berjalan tertib dan akuntabel. Berdasarkan dialog dengan pihak sekolah, Dudung mendapatkan informasi mengenai tantangan awal program. 

Namun, melalui pembinaan karakter yang berkelanjutan, para siswa menunjukkan perkembangan positif dan prestasi.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut juga mengapresiasi dukungan pemenuhan kebutuhan belajar bagi siswa kurang mampu. “Ini harapan Bapak Presiden, tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Semua mempunyai hak yang sama di dalam menempuh pendidikan,” tutur Dudung.

Di sela peninjauan, Dudung turut mengapresiasi karya lukisan siswa yang menggambarkan Istana Negara dan Bendera Merah Putih sebagai simbol semangat nasionalisme. 

Melalui pengawasan langsung, KSP memastikan program ini berjalan sesuai arahan Presiden serta berkomitmen terus mengawal koordinasi lintas sektor guna mengatasi kendala di lapangan.

Terkini