Presiden Prabowo Temui Menhan Jepang Bahas Kerja Sama Pertahanan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:43:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang, Shinjiro Koizumi, dalam sebuah kunjungan kenegaraan di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/6/2026) malam. 

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta sejumlah tokoh lainnya.

Momen hangat pertemuan ini dibagikan oleh Menhan Koizumi melalui akun X pribadinya. 

“Selain waktu untuk pertemuan kami, Presiden Prabowo juga menjamu kami dengan makan malam. Tidak hanya rekan saya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin @sjafriesjams, tetapi juga Menteri Luar Negeri, Sekretaris Kabinet, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, anggota parlemen, dan perwakilan dari komunitas bisnis turut hadir,” tulis Menhan Koizumi, Sabtu (13/6/2026).

Dalam keterangannya, Koizumi menyoroti posisi strategis Indonesia yang memiliki titik vital seperti Selat Malaka dan Selat Lombok. Ia menegaskan bahwa aspek keamanan maritim dan jalur komunikasi laut merupakan isu krusial yang berdampak luas. 

“Indonesia memiliki beberapa titik strategis vital, seperti Selat Malaka dan Selat Lombok. Memastikan keamanan maritim dan jalur komunikasi laut merupakan isu penting yang melampaui Jepang dan Indonesia,” ungkapnya.

Koizumi juga menyampaikan pentingnya kunjungannya bagi penguatan hubungan bilateral kedua negara demi stabilitas kawasan. 

“Saya merasa kunjungan ini telah menjadi katalis bagi Jepang dan Indonesia untuk lebih memperdalam kerja sama kami guna berkontribusi pada stabilitas dan kemakmuran kawasan dan dunia bersama,” ujarnya. Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang diberikan: “Presiden Prabowo dan seluruh rakyat Indonesia, terima kasih banyak!,” tulisnya.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Kementerian Pertahanan RI, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan yang mencerminkan eratnya hubungan kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia dan Jepang. 

Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai isu strategis dan perkembangan kerja sama pertahanan. Menhan Jepang menyatakan komitmennya untuk memperkuat kerja sama tersebut berdasarkan Defence Cooperation Arrangement (DCA) yang telah disepakati pada Mei 2026. 

Presiden Prabowo menyambut positif perkembangan ini dan mendorong kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Diskusi juga menyentuh pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui pertukaran personel dan kerja sama akademik, termasuk rencana penerimaan kadet Indonesia di National Defense Academy Jepang. Kerja sama antarmanusia ini dipandang sebagai fondasi jangka panjang hubungan bilateral.

Selain itu, kedua pihak membahas penguatan kerja sama di bidang keamanan maritim, logistik, serta peluang pengembangan teknologi pertahanan melalui dialog teknis. 

Upaya ini diarahkan untuk mendukung kapasitas pertahanan kedua negara serta menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. 

Menhan RI dan Menhan Jepang menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti kesepahaman tersebut agar implementasi kerja sama berjalan secara konstruktif dan sesuai dengan kepentingan nasional masing-masing.

Terkini