Mengenal Hydration Break: Inovasi FIFA atau Strategi Iklan?

Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:11:01 WIB
Ilustrasi - Hydration break. (Foto: NET)

JAKARTA - Terdapat cukup banyak polemik yang mengiringi penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Salah satu hal yang disoroti adalah kebijakan hydration break atau jeda minum wajib di setiap laga. 

FIFA menyatakan bahwa kebijakan tersebut ditujukan untuk melindungi para pemain dari ancaman cuaca panas. Namun di sisi lain, sebagian penggemar beranggapan bahwa jeda ini justru memberikan ruang lebih luas bagi iklan televisi selama pertandingan berjalan.

Apa Itu Hydration Break? Hydration break merupakan jeda selama tiga menit yang diberikan kepada para pemain untuk minum serta mendinginkan tubuh di tengah jalannya laga. 

Dalam Piala Dunia 2026, FIFA mengharuskan jeda ini diterapkan dua kali dalam satu pertandingan, yakni satu kali di setiap babak. 

Jeda ini biasanya dilaksanakan saat pertandingan memasuki menit ke-22 pada tiap babak, meski dapat dimulai lebih awal apabila terjadi penghentian laga karena faktor lain. 

Selama jeda berlangsung, pemain dapat mengonsumsi cairan dan melakukan pendinginan guna meminimalisir risiko kelelahan akibat suhu ekstrem.

Mengapa FIFA Menerapkannya? Berdasarkan keterangan FIFA, aturan tersebut disusun sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca panas selama turnamen berlangsung. 

FIFA menyebutkan bahwa pengalaman dari beragam ajang sebelumnya, termasuk Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat, menjadi pertimbangan utama penerapan aturan ini. 

Dalam pernyataannya, FIFA mengungkapkan bahwa hydration break adalah bagian dari usaha untuk menjamin kondisi optimal pemain dengan memanfaatkan pembelajaran dari turnamen-turnamen terdahulu. 

Menariknya, aturan ini diterapkan pada seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk laga yang diadakan di stadion tertutup atau berpendingin udara.

Mengapa Hydration Break Menuai Kontroversi? Kontroversi mencuat setelah FIFA memperbolehkan stasiun televisi menyiarkan iklan selama hydration break berlangsung. 

Kebijakan ini memicu asumsi bahwa aturan tersebut tidak hanya bertujuan untuk keselamatan pemain, tetapi juga membuka peluang tambahan bagi penjualan slot iklan. Pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2026, jaringan televisi Fox dilaporkan menayangkan iklan saat jeda minum berlangsung. 

Bahkan, pada satu kesempatan, siaran dikabarkan sempat melewatkan sebagian aksi pertandingan akibat jeda komersial tersebut.

Selain itu, sejumlah suporter beranggapan bahwa hydration break telah mengubah ritme tradisional sepak bola yang selama ini dimainkan dalam dua babak berdurasi 45 menit tanpa jeda di tengah babak. 

Adanya jeda minum membuat alur pertandingan terasa lebih menyerupai olahraga asal Amerika Serikat seperti basket atau american football yang memiliki beberapa jeda reguler demi kepentingan siaran dan komersial.

Terkini