Prabowo Percepat Energi Terbarukan Targetkan 100 Gigawatt Tenaga Surya

Kamis, 12 Maret 2026 | 12:05:45 WIB
Prabowo Percepat Energi Terbarukan Targetkan 100 Gigawatt Tenaga Surya

JAKARTA - Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tantangan perubahan iklim global, pemerintah Indonesia terus mendorong percepatan transisi menuju energi bersih. 

Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta energi dunia yang semakin mengarah pada pemanfaatan sumber daya terbarukan.

Transformasi sektor energi menjadi salah satu agenda strategis pemerintahan saat ini. Pemerintah menilai ketergantungan terhadap energi fosil harus secara bertahap dikurangi dengan mengembangkan berbagai sumber energi alternatif yang tersedia di dalam negeri.

Langkah percepatan ini juga dinilai penting untuk menghadapi dinamika global yang dapat mempengaruhi stabilitas energi nasional. Dengan memanfaatkan potensi energi domestik yang melimpah, Indonesia diyakini mampu memperkuat kemandirian energi sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan.

Salah satu fokus utama dalam program tersebut adalah pengembangan pembangkit listrik tenaga surya dalam skala besar. Pemerintah bahkan menargetkan kapasitas yang sangat ambisius sebagai bagian dari upaya mempercepat elektrifikasi nasional serta memperkuat penggunaan energi terbarukan.

Komitmen Pemerintah Percepat Transisi Energi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah mempercepat transformasi sektor energi nasional melalui pengembangan energi terbarukan.

Salah satunya dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 gigawatt. Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Rabu.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan pemerintah akan menjalankan program elektrifikasi nasional dengan memanfaatkan berbagai sumber energi terbarukan, terutama tenaga surya dan geotermal.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil sekaligus memperluas pemanfaatan energi bersih di Indonesia.

Program elektrifikasi berbasis energi terbarukan juga diharapkan mampu menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia sehingga akses listrik dapat semakin merata.

Target Besar Pembangunan Tenaga Surya

Presiden menegaskan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya akan menjadi salah satu prioritas utama dalam kebijakan energi nasional.

“Energi terbarukan dari tenaga surya, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya dan kita akan buktikan kepada dunia, bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini,” ujarnya.

Target pembangunan hingga 100 gigawatt menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan.

Tenaga surya dinilai memiliki potensi sangat besar di Indonesia karena letak geografis negara yang berada di wilayah tropis dengan intensitas sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun.

Dengan potensi tersebut, pengembangan pembangkit listrik tenaga surya dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kapasitas listrik nasional sekaligus mengurangi emisi karbon.

Program ini juga diharapkan dapat mendorong investasi pada sektor energi bersih serta membuka peluang pengembangan teknologi energi terbarukan di dalam negeri.

Potensi Energi Alternatif Indonesia

Menurut presiden, Indonesia memiliki banyak alternatif sumber energi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.

“Ini memaksa kita akselerasi, kita harus percepat. Kita punya banyak alternatif. Kita yakin bahwa kita atasi masalah ini. Banyak negara dalam kondisi yang lebih menyedihkan daripada kita," terangnya.

Selain tenaga surya, berbagai sumber energi lain juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

"Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak. Kita punya nanti singkong yang cukup. Kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu. Kita punya geotermal yang sangat besar. Kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia yang belum dieksploitasi sepenuhnya,” tambahnya.

Potensi sumber daya tersebut dinilai dapat menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mengembangkan berbagai jenis energi alternatif.

Pemanfaatan sumber energi domestik juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap impor energi sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi sektor pertanian dan sumber daya alam.

Dengan strategi yang tepat, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu negara dengan sistem energi yang lebih berkelanjutan di masa depan.

Langkah Strategis Perkuat Kemandirian Energi

Presiden menilai percepatan pembangunan energi terbarukan menjadi langkah penting untuk menunjukkan Indonesia mampu bergerak cepat dan efektif dalam menghadapi tantangan energi global.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi nasional. Pemerintah menilai pengembangan energi terbarukan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan energi.

Dengan memanfaatkan sumber energi yang tersedia di dalam negeri, Indonesia diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada energi impor.

Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya global untuk mengurangi emisi karbon serta mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih ramah lingkungan.

Di sisi lain, percepatan pembangunan energi terbarukan juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, termasuk melalui penciptaan lapangan kerja baru serta pengembangan industri energi bersih.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, pemerintah optimistis Indonesia mampu menjadi salah satu negara yang berhasil dalam transformasi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Terkini