Pertamina Hulu Kalimantan Timur Bor Sumur Infill Lapangan Kerindingan

Rabu, 11 Maret 2026 | 17:12:22 WIB
Pertamina Hulu Kalimantan Timur Bor Sumur Infill Lapangan Kerindingan

JAKARTA - Kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan minyak dan gas bumi terus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan produksi energi nasional. 

Berbagai perusahaan energi berupaya memaksimalkan potensi cadangan yang masih tersimpan di dalam reservoir melalui berbagai strategi teknis, salah satunya melalui pengeboran sumur tambahan di lapangan yang telah lama berproduksi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan potensi migas yang masih tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, kegiatan pengembangan lapangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas produksi migas nasional yang selama ini menjadi salah satu penopang kebutuhan energi dalam negeri.

Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur yang kembali melakukan pengeboran sumur tambahan di wilayah operasinya. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi sekaligus memperpanjang masa produktif lapangan migas yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

Pengeboran Sumur Sisipan Di Lapangan Kerindingan

PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur melakukan pengeboran pengembangan dua sumur migas sisipan atau infill di Lapangan Kerindingan yang berada di lepas pantai Selat Makassar, Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak Februari hingga Maret 2026 sebagai bagian dari strategi pengembangan lapangan migas.

"Sumur migas infill merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur migas yang sudah ada," ujar Manajer Umum atau General Manager PHKT, Darmapala di Penajam, Kalimantan Timur, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa sumur sisipan merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur-sumur yang telah ada dengan tujuan meningkatkan perolehan cadangan serta mengoptimalkan produksi dari reservoir yang masih memiliki potensi migas.

Konsep pengembangan ini difokuskan untuk memproduksi cadangan yang berada di puncak struktur yang sebelumnya belum dapat dimonetisasi melalui sumur-sumur yang sudah ada. Dengan pendekatan ini, potensi cadangan migas yang tersisa dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Strategi Optimalkan Cadangan Migas Yang Tersisa

Program pengeboran dua sumur infill tersebut merupakan kelanjutan dari keberhasilan kegiatan pengeboran sebelumnya yang telah dilakukan oleh perusahaan.

Menurut Darmapala, pengembangan lapangan migas dilakukan secara bertahap untuk memastikan setiap potensi cadangan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Pengembangan lapangan dilakukan secara bertahap, tercatat 34 sumur migas telah dibor dengan capaian produksi kumulatif yang signifikan," tambahnya.

Melalui pengeboran sumur tambahan ini, perusahaan berupaya meningkatkan efisiensi pengelolaan lapangan sekaligus memperkuat produksi migas dari reservoir yang masih memiliki potensi. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan operasi lapangan migas yang telah berproduksi sejak lama.

Lapangan Kerindingan Jadi Bagian Wilayah Operasi PHKT

Lapangan Kerindingan merupakan salah satu lapangan migas lepas pantai yang berada di wilayah Daerah Operasi Bagian Utara yang dikelola oleh Pertamina Hulu Kalimantan Timur.

Secara keseluruhan, terdapat sejumlah lapangan migas yang berada di bawah pengelolaan perusahaan tersebut. Lapangan Kerindingan sendiri menjadi salah satu area produksi yang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan.

Lapangan tersebut pertama kali ditemukan melalui pengeboran sumur eksplorasi KER-1 pada tahun 1972. Setelah proses eksplorasi dilakukan, lapangan ini mulai memasuki tahap produksi pada tahun 1976.

Sejak saat itu, kegiatan pengembangan lapangan terus dilakukan secara bertahap guna memastikan potensi migas yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung produksi energi nasional.

Upaya Menjaga Produksi Migas Berkelanjutan

Hingga Juli 2025, tercatat sebanyak 34 sumur telah dibor di Lapangan Kerindingan dengan capaian produksi kumulatif yang signifikan. Kegiatan pengeboran tersebut menunjukkan bahwa lapangan ini masih memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Darmapala menyatakan bahwa kegiatan pengeboran sumur sisipan di Lapangan Kerindingan juga merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasi lapangan migas yang telah berproduksi selama puluhan tahun.

Selain meningkatkan produksi, kegiatan pengeboran ini juga dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja serta efisiensi operasional di seluruh tahapan kegiatan.

Program pengeboran sumur migas infill tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi sekaligus mempertahankan kontribusi Lapangan Kerindingan terhadap kinerja perusahaan sepanjang tahun 2026.

Dengan memaksimalkan potensi cadangan yang masih tersedia, perusahaan berharap dapat menjaga keberlanjutan produksi energi sekaligus memberikan kontribusi bagi pemenuhan kebutuhan energi nasional. 

Upaya ini juga menunjukkan bahwa pengembangan lapangan migas yang telah lama berproduksi tetap memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi di masa mendatang.

Terkini