Program Gentengisasi Prabowo Subianto Fokus pada Ekonomi

Kamis, 05 Februari 2026 | 12:18:09 WIB
Program Gentengisasi Prabowo Subianto Fokus pada Ekonomi

JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Ara, memberikan respons positif terhadap program Gentengisasi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Program ini dimaksudkan untuk mempercantik permukiman sekaligus meningkatkan kenyamanan hunian masyarakat di Indonesia. 

Ara menegaskan, untuk merealisasikan program ini, pihaknya akan melakukan serangkaian persiapan dan peninjauan langsung terhadap industri genteng dalam negeri guna memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya.

“Program gentengisasi ini tentu sudah menjadi arahan dari Presiden. Kami akan pelajari dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya,” ujar Ara.

Menurut Ara, program gentengisasi bukan hanya soal mengganti atap rumah, tetapi juga bagaimana hal ini dapat mendukung pertumbuhan sektor ekonomi, khususnya UMKM yang bergerak dalam industri genteng di tanah air.

Dampak Positif bagi UMKM dan Ekosistem Ekonomi Lokal

Ara menyampaikan, program ini diharapkan tidak hanya memberi dampak positif pada estetika permukiman, tetapi juga pada penguatan ekonomi lokal, terutama bagi UMKM yang bergerak di sektor industri genteng. 

Program gentengisasi juga diharapkan dapat membuka peluang bagi pengusaha-pengusaha kecil dan menengah untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, sekaligus memperluas pasar produk genteng dalam negeri.

“Selain memperindah permukiman, gentengisasi ini juga bisa memberikan dampak yang signifikan bagi UMKM. Saya teringat daerah pemilihanku di Majalengka yang dulu terkenal dengan genteng dari Jatiwangi. Ini adalah contoh bagaimana industri lokal bisa diberdayakan dalam kebijakan ini,” tambah Ara.

Ara menyebutkan bahwa dalam waktu dekat, dirinya akan melakukan kunjungan langsung ke Majalengka dan daerah-daerah lain yang dikenal sebagai pusat produksi genteng di Indonesia. 

Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas genteng yang diproduksi, kemampuan produksinya, dan harga yang ditawarkan, sehingga program ini dapat dijalankan dengan maksimal.

Program Gentengisasi Sebagai Pilar Gerakan Indonesia ASRI

Presiden Prabowo Subianto mengemukakan program gentengisasi dalam rangka gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang bertujuan untuk menciptakan permukiman yang lebih nyaman dan sehat. 

Program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menggantikan atap seng dengan genteng yang lebih ramah lingkungan dan memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada 2 Februar 2026 Presiden Prabowo mengungkapkan pentingnya program gentengisasi untuk mempercantik tampilan permukiman rakyat. 

Menurutnya, banyak wilayah di Indonesia, baik di perkotaan maupun pedesaan, yang masih menggunakan atap seng, yang tidak hanya memunculkan masalah estetika tetapi juga kenyamanan.

“Selama ini, kita masih melihat banyak rumah dengan atap seng. Padahal, seng ini dapat mempengaruhi kenyamanan penghuni karena panas dan mudah berkarat. Oleh karena itu, sudah saatnya Indonesia bebas atap seng dalam waktu tiga tahun ke depan,” tegas Prabowo. 

Dengan menggantikan atap seng dengan genteng, Prabowo berharap permukiman di Indonesia bisa menjadi lebih indah dan nyaman bagi penghuninya.

Mempersiapkan Industri Genteng Dalam Negeri Untuk Mendukung Program

Menteri Ara juga menyoroti pentingnya penyiapan aspek teknis terkait dengan ketersediaan genteng dalam negeri. Salah satu langkah pertama yang akan dilakukan adalah peninjauan langsung ke pusat-pusat produksi genteng di berbagai daerah, termasuk Jatiwangi, yang terkenal dengan kualitas gentengnya. 

Ara berharap, kunjungan ini dapat memberikan gambaran tentang potensi industri genteng di Indonesia dan kesiapan para produsen untuk memenuhi permintaan yang meningkat setelah pelaksanaan program gentengisasi.

“Program ini bukan hanya tentang mengalihkan atap seng ke genteng, tetapi juga bagaimana mendukung industri dalam negeri agar bisa memenuhi kebutuhan pasar secara optimal. Saya ingin melihat bagaimana industri-industri genteng di daerah dapat memproduksi lebih banyak genteng berkualitas dengan harga yang kompetitif,” ujar Ara.

Ara juga mengingatkan bahwa keberhasilan program gentengisasi tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, baik itu produsen genteng, pengusaha lokal, maupun pemerintah daerah. 

Kolaborasi ini akan memastikan bahwa program gentengisasi dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia, khususnya di sektor ekonomi.

Meningkatkan Kualitas Hunian dengan Program Gentengisasi

Program gentengisasi yang digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam kualitas hunian di Indonesia. 

Dengan mengganti atap seng yang cenderung panas dan mudah berkarat dengan genteng yang lebih awet dan estetis, masyarakat akan merasakan kenyamanan yang lebih baik di rumah mereka. Selain itu, program ini juga membuka peluang untuk pemberdayaan UMKM, khususnya yang bergerak di sektor industri genteng, yang menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi nasional.

Menteri Ara meyakini bahwa dengan persiapan yang matang, program ini dapat membawa dampak positif tidak hanya pada peningkatan kualitas hunian, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan sektor industri dalam negeri. 

Dalam jangka panjang, diharapkan Indonesia dapat memiliki permukiman yang lebih sehat, aman, resik, dan indah, sesuai dengan visi dari Gerakan Indonesia ASRI.

Terkini