JAKARTA - Di tengah ramainya kawasan Pasar 8 Alam Sutera, ada satu tempat makan yang kerap menarik perhatian pencinta bakso. Bukan bakso bulat seperti kebanyakan, sajian yang ditawarkan justru berbentuk gepeng dengan cita rasa khas Pontianak.
Kehadirannya menambah warna baru di kawasan kuliner yang dikenal ramai oleh pengunjung dari berbagai daerah. Bakso Koko Gepeng menjadi salah satu destinasi menarik bagi mereka yang ingin mencicipi bakso dengan karakter berbeda.
Mulai dari kuah bening yang ringan, tekstur bakso yang kenyal, hingga ragam kondimen pelengkapnya, semua disajikan dengan konsep sederhana namun memikat. Tak heran jika gerai ini cepat dikenal dan ramai didatangi pelanggan.
Berlokasi di area ruko Pasar 8 Alam Sutera, tepat dekat area parkir mobil, Bakso Koko Gepeng hadir dalam bentuk gerai dua lantai dengan area makan yang nyaman.
Tempat ini cocok untuk santap di tempat bersama keluarga maupun teman, terutama bagi para penggemar bakso khas Kalimantan Barat.
Perjalanan Usaha Yang Terbilang Singkat
Bakso Koko Gepeng terbilang sebagai pemain baru di dunia kuliner, tetapi perkembangannya cukup pesat. Gerai ini pertama kali dibuka pada tahun 2022. Pada awalnya, Bakso Koko Gepeng tidak langsung berada di kawasan Pasar 8 Alam Sutera, melainkan di wilayah Jakarta Barat.
Perpindahan lokasi ke Pasar 8 baru dilakukan pada tahun 2024. “Kita baru masuk Pasar 8 Alam Sutera itu di bulan November 2024. Awalnya di kios dalam, cuma karena rame jadi 3 bulan belakang kita pindah ke ruko sini,” ujar Devan, pemilik dari Bakso Koko Gepeng kepada detikFood.
Keputusan untuk berpindah lokasi tersebut dilakukan karena tingginya minat pelanggan. Dari kios kecil, usaha ini kemudian berkembang hingga menempati ruko dengan area yang lebih luas. Hal ini juga menjadi bukti bahwa bakso gepeng khas Pontianak memiliki pasar tersendiri di kawasan Alam Sutera.
Bakso Pontianak Dengan Cerita Pribadi
Pemilihan bakso sebagai menu utama bukan tanpa alasan. Devan mengaku bahwa kecintaannya terhadap bakmi menjadi awal mula ide usaha ini.
“Awalnya karena saya suka makan bakmi, kayaknya klop kalau bakmi itu disandingi sama bakso,” ceritanya.
Dari berbagai jenis bakso yang ada, Devan akhirnya memilih bakso Pontianak. Pilihan ini juga berkaitan erat dengan latar belakang keluarganya. Pontianak diketahui sebagai kota asal orang tuanya, sehingga ia memahami betul karakter dan cita rasa bakso khas daerah tersebut.
“Kebetulan orang tua itu dari Pontianak, jadi kita buat bakso khas dari Pontianak. Kuahnya bening terus dikasih bawang putih goreng,” ungkap Devan.
Ciri khas inilah yang kemudian menjadi identitas Bakso Koko Gepeng, membedakannya dari bakso lain yang umumnya menggunakan kuah lebih keruh atau berbumbu kuat.
Ragam Menu Dengan Pilihan Bakso Melimpah
Bakso Koko Gepeng menawarkan tiga varian menu bakso utama, yakni bakso jumbo, bakso campur, dan bakso crazy rich. Harga per porsinya dibanderol mulai dari Rp 25.000. Perbedaan dari ketiga menu tersebut terletak pada jumlah bakso yang disajikan.
Menu paling lengkap adalah Bakso Crazy Rich yang berisi 11 butir bakso. Meski jumlah baksonya berbeda, pendamping yang disajikan tetap sama, yaitu tetelan sapi dan tahu. Selain bakso gepeng, tersedia juga pilihan bakso urat yang sama-sama kenyal dan padat.
Tak hanya bakso, Bakso Koko Gepeng juga menyediakan menu lain seperti bakmi ayam dan siomay ikan. Untuk menu bakmi ayam dan siomay ikan, harganya dibanderol mulai dari Rp 20.000 per porsi, sehingga memberikan alternatif bagi pengunjung yang ingin variasi selain bakso.
Sensasi Rasa Dan Tekstur Yang Menggugah Selera
detikFood berkesempatan mencicipi varian Bakso Gepeng Crazy Rich. Dalam satu porsi, tersaji 11 butir bakso campur yang terdiri dari bakso gepeng dan bakso urat.
Kesan pertama yang langsung terasa adalah tekstur bakso gepeng yang garing kenyal, sementara bakso uratnya terasa padat dengan campuran daging yang jelas.
Kuahnya tampak bening, tetapi menghadirkan rasa gurih kaldu yang cukup kuat. Sensasi rasanya semakin nikmat saat diracik dengan tambahan bawang putih goreng, jeruk sonkit, serta sambal yang pedas dan nagih. Kombinasi ini memperkaya rasa tanpa menghilangkan karakter asli kuah bakso Pontianak.
Bakso gepeng di sini juga dapat dinikmati dengan tambahan bihun atau kwetiau. Dari berbagai pilihan, kwetiau menjadi pendamping yang paling banyak diminati oleh pelanggan. Teksturnya yang lembut dinilai cocok dipadukan dengan bakso gepeng yang kenyal.
Selain bakso, menu bakmi ayam cincang juga patut dicoba. Daging ayamnya dibumbui dengan rasa gurih agak manis, lalu dicincang kecil dengan tekstur agak kasar. Mie yang digunakan tidak terlalu tebal, tetapi kenyal dan mulur saat dikunyah. Kuah disajikan terpisah, lengkap dengan tambahan bakso dan pangsit rebus.
Dengan sajian yang konsisten dan cita rasa khas Pontianak, Bakso Koko Gepeng menjadi salah satu spot kuliner menarik di Pasar 8 Alam Sutera. Kehadirannya membuktikan bahwa bakso dengan bentuk dan racikan berbeda tetap mampu mencuri perhatian pencinta kuliner.