Hindari Jenis Makanan Ini Tidak Boleh Dimasak dengan Aluminium Foil

Senin, 26 Januari 2026 | 10:29:10 WIB
Hindari Jenis Makanan Ini Tidak Boleh Dimasak dengan Aluminium Foil

JAKARTA - Penggunaan aluminium foil dalam dunia masak-memasak semakin populer berkat kemampuannya yang serbaguna. 

Tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus makanan, aluminium foil juga memudahkan proses pemanggangan, menjaga kelembaban, serta mempercepat waktu memasak. 

Meskipun terdengar praktis, penggunaan bahan ini dalam memasak ternyata menyimpan bahaya kesehatan yang perlu diperhatikan, terutama pada jenis makanan tertentu. 

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa aluminium foil yang larut ke dalam makanan dapat berisiko memengaruhi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Dalam artikel ini, kami akan membahas jenis makanan yang sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil agar Anda bisa menjaga kesehatan keluarga tanpa mengorbankan kenyamanan.

Risiko Penggunaan Aluminium Foil untuk Memasak

Aluminium foil memang dikenal sebagai bahan praktis yang sering digunakan di dapur, namun ada risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan jika digunakan secara sembarangan. 

Aluminium adalah logam yang dapat terlarut ke dalam makanan, terutama ketika digunakan dalam proses memasak yang melibatkan suhu tinggi atau makanan yang bersifat asam dan asin.

Menurut Bridget Wood, seorang dietisien yang dikutip oleh Real Simple, asupan aluminium yang berlebihan bisa berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan, terutama yang berkaitan dengan penyakit neurodegeneratif. 

Namun, riset lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami dampak jangka panjangnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui jenis makanan yang sebaiknya tidak dimasak dengan aluminium foil.

Berikut adalah jenis-jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat menggunakan aluminium foil untuk memasak:

Makanan yang Dipanaskan dengan Microwave

Salah satu kombinasi yang sebaiknya dihindari adalah aluminium foil dan microwave. Ketika aluminium foil terkena sinar microwave, dapat menyebabkan percikan api yang berpotensi menimbulkan kebakaran. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda tidak menggunakan aluminium foil saat memanaskan makanan di microwave. 

Untuk sisa makanan, disarankan untuk menyimpannya dalam wadah kedap udara yang aman untuk microwave, bukan dengan aluminium foil.

Makanan yang Mengandung Bahan Asam

Makanan dengan kandungan asam tinggi, seperti tomat, jeruk, atau bumbu asam, sebaiknya tidak dimasak dengan aluminium foil. Asam dalam makanan dapat mempercepat pelarutan aluminium, yang berisiko meningkatkan kadar aluminium dalam makanan tersebut. 

Hal ini tentu berbahaya jika terus dikonsumsi dalam jumlah besar dalam waktu yang lama, karena dapat menambah asupan aluminium dalam tubuh.

Makanan Asin atau Berlemak

Selain makanan asam, masakan yang mengandung banyak garam juga berisiko tinggi jika dimasak dengan aluminium foil. 

Proses interaksi antara garam (natrium klorida) dengan aluminium dapat mempercepat larutnya aluminium ke dalam makanan, yang tentu saja dapat mempengaruhi kualitas makanan yang dikonsumsi. 

Oleh karena itu, disarankan untuk tidak memanggang atau memasak hidangan asin menggunakan aluminium foil.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Saat Memasak dengan Aluminium Foil

Walaupun aluminium foil terlihat praktis dan serbaguna, pemahaman mengenai jenis makanan yang tepat untuk menggunakan bahan ini dapat membantu mencegah risiko kesehatan. 

Jika Anda memang ingin memasak menggunakan aluminium foil, pastikan untuk memeriksa apakah foil yang digunakan bertanda "food grade" atau aman untuk makanan. 

Pilihan lainnya adalah menggunakan wadah yang tahan panas dan dirancang khusus untuk oven atau microwave, yang lebih aman bagi kesehatan.

Makanan yang Dipanggang dalam Waktu Lama

Makanan yang dipanggang dalam waktu lama, seperti daging atau sayuran, juga sebaiknya tidak dimasak dengan aluminium foil. 

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health, ditemukan bahwa makanan yang dipanggang menggunakan aluminium foil mengandung lebih banyak aluminium daripada makanan yang dimasak menggunakan wadah oven tahan panas. 

Paparan aluminium yang berlebihan pada makanan yang dimasak dalam waktu lama bisa meningkatkan resiko konsumsi aluminium yang berbahaya.

Makanan yang Dimasakan dengan Suhu Tinggi

Aluminium foil umumnya tahan terhadap suhu tinggi, namun bukan berarti aman untuk digunakan dalam suhu ekstrem. 

Meskipun aluminium foil bisa bertahan pada suhu lebih dari 537 derajat Celsius, memasak pada suhu lebih dari 400 derajat Fahrenheit (sekitar 200 derajat Celsius) bisa menyebabkan aluminium terlepas ke dalam makanan. 

Oleh karena itu, sebaiknya hindari penggunaan aluminium foil untuk memasak makanan pada suhu sangat tinggi.

Makanan Laut dan Kue Kering: Hindari Penggunaan Aluminium Foil

Selain itu, makanan laut, seperti ikan, juga sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil. Penelitian menunjukkan bahwa aluminium foil dapat meresap lebih dalam ke dalam ikan dibandingkan dengan daging mamalia atau unggas. 

Oleh karena itu, untuk menjaga kualitas dan kandungan gizi ikan, sebaiknya hindari penggunaan aluminium foil.

Selain makanan laut, jenis makanan seperti kue kering yang dipanggang pada suhu relatif rendah juga bisa bermasalah jika menggunakan aluminium foil. Kue kering cenderung menempel pada aluminium foil, yang bisa membuatnya hancur saat dikeluarkan dari panggangan. 

Meskipun kue kering bisa dimasak dengan aluminium foil, lebih baik gunakan permukaan yang tidak akan menempel, seperti kertas roti atau alas panggangan lainnya.

Terkini