Sehari Jelajah Kuliner Khas Bandung dengan Rute Hemat Waktu

Senin, 19 Januari 2026 | 10:39:09 WIB
Sehari Jelajah Kuliner Khas Bandung dengan Rute Hemat Waktu

JAKARTA - Menjelajahi Bandung dalam waktu singkat kerap dianggap sulit karena kemacetan yang hampir selalu menjadi tantangan utama.

 Namun, dengan perencanaan rute yang tepat dan memilih destinasi kuliner yang saling berdekatan, satu hari penuh di Kota Kembang tetap bisa diisi dengan pengalaman makan yang maksimal tanpa banyak waktu terbuang di jalan.

Kunci utama menikmati wisata kuliner Bandung dalam waktu 24 jam adalah memusatkan perjalanan di kawasan inti kota. Area seperti Braga, Lengkong, hingga Dipati Ukur menyimpan banyak kuliner legendaris yang bisa dijangkau secara efisien. 

Dengan pola perjalanan yang terstruktur, setiap perpindahan lokasi bisa dimanfaatkan untuk menikmati suasana kota sekaligus menyiapkan energi untuk destinasi berikutnya.

Panduan ini menyusun rute makan dari pagi hingga malam hari dengan mempertimbangkan jarak, jam buka, serta karakter masing-masing tempat. Dengan mengikuti alur perjalanan ini, pengalaman kuliner akan terasa lebih padat, terarah, dan tetap menyenangkan.

Strategi Menikmati Kuliner Bandung Tanpa Terjebak Macet

Memilih waktu kunjungan dan urutan lokasi menjadi faktor penting dalam wisata kuliner singkat. Tempat sarapan sebaiknya berada di pusat kota agar perjalanan dimulai dengan ringan, sementara makan siang diarahkan ke kawasan yang masih sejalur dengan tujuan berikutnya. Pendekatan ini membantu menghindari putaran jalan yang tidak perlu.

Selain itu, memanfaatkan jam operasional masing-masing tempat juga krusial. Beberapa kuliner legendaris Bandung memiliki jam buka terbatas dan sering habis lebih cepat. Oleh karena itu, urutan destinasi disusun agar setiap tempat bisa dikunjungi pada waktu terbaiknya.

Destinasi Pagi hingga Siang yang Efisien

1. Warung Kopi Purnama

Perjalanan kuliner dimulai di Warung Kopi Purnama yang berdiri sejak 1930 dan berlokasi dekat Jalan Braga. Suasana klasik kolonial yang masih terjaga menjadikan tempat ini ideal untuk mengawali hari. 

Menu andalan berupa roti bakar selai srikaya buatan sendiri berpadu sempurna dengan kopi susu panas, memberikan energi awal sebelum berkeliling kota. Lokasinya yang strategis memudahkan akses ke area wisata di sekitarnya tanpa harus berpindah kendaraan jauh.

2. Kupat Tahu Gempol

Tidak jauh dari pusat kota, Kupat Tahu Gempol menjadi pilihan sarapan lanjutan atau camilan pagi yang legendaris sejak 1965. Sajian ketupat, tahu goreng lembut, tauge segar, dan bumbu kacang kental menciptakan rasa manis-gurih yang khas. Karena sering habis sebelum siang, tempat ini ideal disinggahi di pagi hari sebelum melanjutkan perjalanan.

3. Mie Kocok Mang Dadeng

Saat waktu makan siang tiba, Mie Kocok Mang Dadeng menjadi destinasi tepat. Kuah kaldu sapi yang kental, mi pipih, dan kikil empuk menjadikannya salah satu mi kocok paling dicari di Bandung. Porsi yang mengenyangkan cocok untuk mengisi tenaga di tengah hari, sementara rutenya masih efisien dari kawasan pusat kota.

4. Batagor Kingsley

Batagor Kingsley menghadirkan versi batagor dengan ukuran besar dan tekstur kenyal-renyah. Saus kacangnya yang khas menjadikan tempat ini favorit untuk santap cepat atau oleh-oleh. Lokasinya di kawasan bisnis memudahkan akses dari berbagai arah tanpa perlu memutar jauh.

5. Lotek Macan

Bagi yang menginginkan menu lebih ringan dan sehat, Lotek Macan menawarkan lotek dengan aroma kencur yang segar. Selain itu, tersedia pula menu rumahan lain yang memberikan variasi rasa. Suasananya yang sederhana dan tenang cocok untuk jeda sejenak di tengah agenda padat.

6. Imah Babaturan

Imah Babaturan menyajikan masakan rumahan dengan cita rasa autentik. Nasi cumi cabe ijo menjadi menu andalan yang banyak diburu karena rasanya yang kuat dan tekstur cumi yang empuk. Lokasinya strategis di pusat kota memudahkan perjalanan menuju destinasi berikutnya.

7. Surabi Enhaii

Menjelang sore, Surabi Enhaii menawarkan surabi tradisional dengan berbagai pilihan topping. Proses memasak menggunakan tungku tanah liat memberikan aroma khas yang menggugah selera. Tempat ini cocok sebagai persinggahan santai sebelum memasuki agenda makan malam.

8. Bebek Ali Borme

Makan malam di Bebek Ali Borme menghadirkan daging bebek empuk dengan bumbu meresap dan sambal pedas-manis. Antrean panjang menjadi pemandangan biasa, namun penyajian yang cepat membuat waktu tunggu tetap terkendali.

9. Nasi Kuning Pungkur 216

Sebagai kuliner malam legendaris, Nasi Kuning Pungkur menawarkan nasi pulen beraroma santan dengan lauk melimpah. Jam bukanya yang hingga dini hari menjadikannya pilihan ideal untuk mengisi perut sebelum kembali ke penginapan.

10. Sudirman Street Day and Night Market

Jika masih ingin menjelajah, Sudirman Street menghadirkan ratusan pilihan jajanan dalam satu lokasi. Konsep food court semi-terbuka membuat pengunjung bisa mencicipi berbagai rasa tanpa berpindah tempat, menjadi penutup sempurna untuk satu hari kuliner di Bandung.

Terkini